Senin, 28 November 2011

Manajemen Keperawatan


KONSEP DASAR
MANAJEMEN KEPERAWATAN

Dosen Pembimbing: Ns. Andriyani Mustika, S.Kep dan TIM


Disusun Oleh :
Kelompok VI

1.      Nining Setyowati                   (SK.109.122)
2.      Norma Farisda                      (SK.109.123)
3.      Nur Maulidda                        (SK.109.136)
4.      Nur Renna Rahmawati        (SK.109.137)
5.      Pungkas                                 (SK.109.148)
6.      Purwanto                               (SK.109.149)
7.      Ratna Yulia Sari                   (SK.109.155)



PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KENDAL
TAHUN AKADEMIK 2011-2012



BAB I
PENDAHULUAN

Manajemen adalah proses bekerja melalui upaya orang lain untuk mencapaitujuan bersana. Manajemen keperawatan merupakan suatu proses pelaksanaan pelayanan keperawatan melalui upaya staf keperawatan untuk memberikan asuhankeperawatan, pengobatan dan rasa aman kepada pasien/keluarga/masyarakat(Gillies, 1982).
Proses manajemen meliputi kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuan organisasimelalui pertemuan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian sumber-sumber daya manusia, fisik dan teknologi. Manajemen keperawatan merupakansuatu tugas khusus yang harus di laksanakan oleh pengelola keperawatan sehinggadapat memberikan pelayanan keperawatan yang efektif dan baik. Pengorganisasian merupakan fungsi manajemen yang perlu dilakukan setiapunit kerja. Pengorganisasian dilakukan untuk memudahkan pembagian tugas pada perawat sesuai dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki serta disesuaikan dengan kebutuhan klien.
Pengorganisasian tugas perawat ini disebut metode penugasan. Metode penugasan suatu gambaran/kerangka kerja yang mengatur pelaksanaankegiatan pelayanan kesehatan pada klien dengan menggunakan sumber-sumber informasi dan pendekatan pemecahan masalah serta memungkinkan perawat untuk  berkolaborasi dengan profesi kesehatan lain (Mayyer et all, 1990).






BAB II
PEMBAHASAN


A.    Definisi manajemen
·       Manajemen adalah suatu proses melakukan kegiatan atau usaha untuk mencapai tujuan organisasi melalui kerjasama dengan orang lain (Hersey dan Blanchard,)
·      Manajemen adalah pelaksanaan pekerjaan bersama orang lain (Harold konte dan Cyril O’Domel).
·       Manajemen adalah pencapaian tujuan yang telah ditentukan dengan menggunakan orang lain (G.R. Terry).
(Suarli, S, Bachtiar, Yayan. 2002.)

B.     Definisi manajemen keperawatan
·         Manajemen keperawatan secara singkat diartikan sebagai proses pelaksanaan pelayanan keperwatan melalui upaya staf keperwatan untuk memberikan asuhan keperawatan, pengobatan, dan rasa aman kepada pasien atau keluarga serta masyarakat (Gillis, 1985).
·         Manajemen keperawatan merupakan suatu proses yang dilaksanakan sesuai dengan pendekatan system terbuka. Oleh karena itu manajemen keperawtan terdiri atas beberap komponen oleh tiap-tiap komponen saling berinteraksi. Pada umumnya suatu system dicirikan oleh lima komponen, yaitu input, proses, output, control,dan mekanisme umpan balik (Agus kuntoro, 2010).
·         Memanajemeni adalah memperkenalkan dan merencanakan mengorganisasikan, memimpin, mengkoordinasikan dan mengendalikan. Memperkirakan dan merencanakan berarti mempertimbangkan masa depan dan menyusun rencana aktifitas. Mengorganisasikan berarti mengembangkan struktur ganda yaitu materi dan manusia, dari suatu usaha, memimpin berarti mengikat, menyatukan dan menyelaraskan segala bentuk aktifitas dan usaha. Mengendalikan berarti memperhatikan bahwa segala sesuatu yang terjadi sesuai dengan peraturan – peraturan yang telah di tetapkan dan tuntutan yang ada. (Swanbrug, Russe, C. 2000)

C.     Konsep
Secara garis besar konsep terbagi lagi menjadi beberapa pengertian diantaranya sebagai berikut :
1.      Konsep kualitas
Dalam konsep ini organisasi mementingkan kualiatas yang mampu memasuki pasar , dan dengan demikian harus mementingkan kepuasan pelangggan.
2.      Konsep Manajement
Dalam konsep manajemen bukan hanya manajer melainkan semua personil bertugas malaksanakan manajemen menggunakan fakta dan manajemen dengan siklus PDCA (plan do check act).
3.      Konsep proses
Dalam konsep proses siapapun yang akan melakukan tindak lanjut rangkaian tindakan, harus dianggap pelanggan yang harus dipuaskan. Pengendalian proses juga lebih diutamakan agar kesalahan kualitas dapat dihindari.
4.      Konsep Standardisasi
Dalam konsep ini semua melaksanankan pekerjaan berpangkal pada standar, seperti standar prosedur, kualitas dan kompetensi.
5.      Konsep homan respect
Dalam konsep ini manusia sepenuhnya perlu dihormati untuk menumbuhkan motivasi.
6.      Konsep quality assurance
Dalam konsep ini keikutsertaan pegawai tercermin dari kegiatan dalam gugus kendali mutu ( quality circle)
7.      Konsep Manajemen Jepang
Secara garis besar konsep ini dapat digunakan untuk memilih karakteristik calon karyawan, melatih karyawan baru, mengenalkan organisasi, merotasi karyawan diberbagai unit, mengambil keputusan secara kolektif ( kelompok kerja ), dan memotifasi karyawan untuk mencapai hasil maksimal.
(Suarli, S, Bachtiar, Yayan. 2002)

D.    Proses Manajemen
              Untuk melaksanakan proses manajemen diperlukan :
a.       Ketrampilan Teknik
                        Hal ini merupakan kemampuan untuk menggunakan pengetahuan, metode, tekhnik, dan peralatan yang diperlukan dalam menjalankan suatu tugas tertentu. Ketrampilan ini dapat diperoleh dari pengalaman, pendidikan dan pelatihan.
b.      Ketrampilan Hubungan antar Manusia
Ketrampilan ini merupakan kemampuan berkerjasama dengan otrang lain, termasik dalam hal ini memahami masalah motifasi dan penerapan kepemimpinan.
c.       Ketrampilan Konseptual
Ketrampilan ini merupakan kemampuan untuk memahami secara kompleks tentang organisasi yang ada. Selain itu juga bearti, kemampuan berfikir secar konseptual mengenai tujuan organisasi sebagai landasan untuk bertindak, bukan hanya memahami tujuan dari satu unit saja.
 (Suarli, S, Bachtiar, Yayan. 2002)


E.     Fungsi – Fungsi Manajemen
Secara ringkas fungsi manajemen adalah sebagai berikut :
a.       Perenacanaan (planning), perncanaan merupakan :
1.      Gambaran apa yang akan dicapai
2.      Persiapan pencapaian tujuan
3.      Rumusan suatu persoalan untuk dicapai
4.      Persiapan tindakan – tindakan
5.      Rumusan tujuan tidak harus tertulis dapat hanya dalam benak saja
6.      Tiap – tiap organisasi perlu perencanaan
b.      Pengorganisasian (organizing), merupakan pengaturan setelah rencana, mengatur dan menentukan apa tugas pekerjaannya, macam, jenis, unit kerja, alat – alat, keuangan dan fasilitas.
c.       Penggerak (actuating), menggerakkan orang – orang agar mau / suka bekerja. Ciptakan suasana bekerja bukan hanya karena perintah, tetapi harus dengan kesadaran sendiri, termotivasi secara interval
d.      Pengendalian / pengawasan (controling), merupakan fungsi pengawasan agar tujuan dapat tercapai sesuai dengan rencana, apakah orang – orangnya, cara dan waktunya tepat. Pengendalian juga berfungsi agar kesalahan dapat segera diperbaiki.
e.       Penilaian (evaluasi), merupakan proses pengukuran dan perbandingan hasil – hasil pekerjaan yang seharusnya dicapai. Hakekat penilaian merupakan fase tertentu setelah selesai kegiatan, sebelum, sebagai korektif dan pengobatan ditujukan pada fungsi organik administrasi dan manajemen.
(Suarli, S, Bachtiar, Yayan. 2002)

F.      Kerangka konsep manajemen keperawatan























 Lingkungan















 Manusia




 Perawat













Kesehatan
























Kerangka konsep  manajemen keperawatan adalah  manusia, perawat/keperawatan, kesehatan, dan lingkungan.
·         Manusia
Dalam manajemen partisipatif manusia adalah individu,keluarga/masyarakat yang diberikan pelayanan keperawatan melalui pelaksanan tugas keperawatan yang terorganisasi,terarah, terkoordinasi, dan terintegrasi dalam rentang kendali yg ditetapkan.
·         Perawat
Adalah tenaga keperawatan baik tingkat, manajerial puncak, menengah maupun bawah, dan para pelaksana  keperawatan yang berada dalam rentang komunikasi untuk bekerja sama  memberikan pelayanan  keperawatan sesuai dengan standar praktik keperawatan.
·         Kesehatan
Merupakan kisaran hasil keperawatan  yang berorientasi dalam beberapa dimensi  pelayanan terhadap individu, keluarga, dan masyarakat melalui upaya mencegah, mempertahankan, meningkatkan dan memulihkan.
·         Lingkungan
Merupakan area kewenangan dan tanggung jawab keperawatan baik selama pasien berada dalam institusi pelayanan maupun persiapan menjelang pulang. (Chitty, 1997)

G.    Prinsip-Prinsip yang Mendasari Manajemen Keperawatan
a.   Manajemen keperawatan seyogyanya berlandaskan perencanaan karena melalui fungsi perencanaan, pimpinan dapat menurunkan resiko pengambilan keputusan, pemecahan masalah yang efektif dan terencana.
b.   Manajemen keperawatan dilaksanakan melalui penggunaan waktu yang efektif. Manajer keperawatan yang menghargai waktu akan menyusun perencanaan yang terprogram dengan baik dan melaksanakan kegiatan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan sebelumnya.
c. Manajemen keperawatan akan melibatkan pengambilan keputusan. Berbagai situasi maupun permasalahan yang terjadi dalam pengelolaan kegiatan keperawatan memerlukan pengambilan keputusan di berbergai tingkat manajerial.
d.  Memenuhi kebutuhan asuhan keperawatan pasien merupakan fokus perhatian manajer perawat dengan mempertimbangkan apa yang pasien lihat, fikir, yakini dan ingini. Kepuasan pasien merupakan poin utama dari seluruh tujuan keperawatan.
e.   Manajemen keperawatan harus terorganisir. Pengorganisasian dilakukan sesuai dengan kebutuhan organisasi untuk mencapai tujuan.
f.     Pengarahan merupakan elemen kegiatan manajemen keperawatan yang meliputi proses pendelegasian, supervisi, koordinasi dan pengendalian pelaksanaan rencana yang telah diorganisasikan.
g.  Divisi keperawatan yang baik memotivasi karyawan untuk memperlihatkan penampilan kerja yang baik.
h.  Manajemen keperawatan menggunakan komunikasin yang efektif. Komunikasi yang efektif akan mengurangi kesalahpahaman dan memberikan persamaan pandangan, arah dan pengertian diantara pegawai.
i.    Pengembangan staf penting untuk dilaksanakan sebagai upaya persiapan perawat – perawat pelaksana menduduki posisi yang lebih tinggi atau upaya manajer untuk meningkatkan pengetahuan karyawan.
j.     Pengendalian merupakan elemen manajemen keperawatan yang meliputi penilaian tentang pelaksanaan rencana yang telah dibuat, pemberian instruksi dan menetapkan prinsip – prinsip melalui penetapan standar, membandingkan penampilan dengan standar dan memperbaiki kekurangan. (Kuncoro, Agus, 2010)
           Berdasarkan prinsip – prinsip diatas maka para manajer dan administrator seyogyanya bekerja bersama – sama dalam perenacanaan dan pengorganisasian serta fungsi – fungsi manajemen lainnya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

H.    Lingkup Manajemen Keperawatan
                 Mempertahankan kesehatan telah menjadi sebuah industri besar yang melibatkan berbagai aspek upaya kesehatan. Pelayanan kesehatan kemudian menjadi hak yang paling mendasar bagi semua orang dan memberikan pelayanan kesehatan yang memadai akan membutuhkan upaya perbaikan menyeluruh sistem yang ada. Pelayanan kesehatan yang memadai ditentukan sebagian besar oleh gambaran pelayanan keperawatan yang terdapat didalamnya.
                 Keperawatan merupakan disiplin praktek klinis. Manajer keperawatan yang efektif seyogyanya memahami hal ini dan memfasilitasi pekerjaan perawat pelaksana. Kegiatan perawat pelaksana meliputi:
a.       Menetapkan penggunakan proses keperawatan
b.      Melaksanakan intervensi keperawatan berdasarkan diagnosa
c.       Menerima akuntabilitas kegiatan keperawatan yang dilaksanakan oleh perawat
d.      Menerima akuntabilitas untuk hasil – hasil keperawatan
e.       Mengendalikan lingkungan praktek keperawatan
                        Seluruh pelaksanaan kegiatan ini senantiasa di inisiasi oleh para manajer keperawatan melalui partisipasi dalam proses manajemen keperawatan dengan melibatkan para perawat pelaksana. Berdasarkan gambaran diatas maka lingkup manajemen keperawatan terdiri dari:
a.       Manajemen operasional
  Pelayanan keperawatan di rumah sakit dikelola oleh bidang keperawatan yang terdiri dari tiga tingkatan manajerial, yaitu:
1.      Manajemen puncak
2.      Manajemen menengah
3.      Manajemen bawah
            Tidak setiap orang memiliki kedudukan dalam manajemen berhasil dalam kegiatannya. Ada beberapa faktor yang perlu dimiliki oleh orang – orang tersebut agar penatalaksanaannya berhasil. Faktor – faktor tersebut adalah
1.      Kemampuan menerapkan pengetahuan
2.      Ketrampilan kepemimpinan
3.      Kemampuan menjalankan peran sebagai pemimpin
4.      Kemampuan melaksanakan fungsi manajemen
b.      Manajemen asuhan keperawatan
                          Manajemen asuhan keperawatan merupakan suatu proses keperawatan yang menggunakan konsep – konsep manajemen didalamnya seperti perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian atau evaluasi. ( Loveridge & Cumming, 1996 )





BAB III
PENUTUP

Manajemen adalah proses untuk melaksanakan pekerjaan melalui upaya orang lain. Menurut P. Siagian, manajemen berfungsi untuk melakukan semua kegiatan yang perlu dilakukan dalam rangka pencapaian tujuan dalam batas – batas yang telah ditentukan pada tingkat administrasi. Sedangkan Liang Lie mengatakan bahwa manajemen adalah suatu ilmu dan seni perencanaan, pengarahan, pengorganisasian dan pengontrol dari benda dan manusia untuk mencapai tujuan yang ditentukan sebelumnya.
Sedangkan manajemen keperawatan adalah proses pelaksanaan pelayanan keperawatan melalui upaya staf keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan, pengobatan dan rasa aman kepada pasien, keluarga dan masyarakat. (Gillies, 1989). Kita ketahui disini bahwa manajemen keperawatan adalah suatu tugas khusus yang harus dilaksanakan oleh pengelola keperawatan untuk merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan serta mengawasi sumber – sumber yang ada, baik sumber daya maupun dana sehingga dapat memberikan pelayanan keperawatan yang efektif baik kepada pasien, keluarga dan masyrakat.










DAFTAR PUSTAKA

Potter and Perry.  2005. Fundamental Keperawatan. Edisi 4.jakarta:EGC
Suarli, S, Bachtiar, Yayan. 2002. Manajemen Keperawatankatan Dengan Pendekatan Praktik. Jakarta : Erlangga.
Kuncoro, Agus. 2010. Buku Ajar Manajemen Keperawatan. Yogyakarta : Numed Swanburg Swanbrug, Russel C. 2000. Kepemimpinan & Manajemen Keperawatan. Jakarta. EGC


19 komentar:

  1. assalamualaikum..
    selamat datang di blogg kamii..kemlompok 6 tercinta..
    mariii kita belajar bersama kelas C selalu di hati...:)

    BalasHapus
  2. assalamualaikum kelompok 6 ini saya kang mukhamad rif'an yang ganteng dewe. saya mau bertanya pada anda,bagai mana sich agar menkep kita lancar tanpa ada hambatan? dan jika ada hambatan seperti ada rekan atu bawahan kita ngayel dan kurang disiplin bagai mana cara kita menegurnya agar dia berubah dean tidak menyakiti hatinya/
    thank's dari kang mukhamad rif'an sk.109.115

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. hayy hayyy..aku datang....hehehee
    wait a moment yahh untuk jawaban pertanyaan dari mas rifan....
    kami diskusikan duluuu ya ms....

    be patient..oke;)

    BalasHapus
  5. selamat malam saya ucapkan dengan penuh senyuman,,
    assalamualikum.wr.wb

    nurul hidayati
    sk. 109. 143

    halloo mb'nya masnya,saya mau tanya nih bagaimana sih peran serta kita sebagai generasi muda penerus untuk memajukan dan mengembangkan menejemen keparawatan dengan baik, dan top abisssss,,,,

    terimakasih
    wassalamualaikum.wr.wb

    BalasHapus
  6. waow pertanyaan yg sgt amazon skli.
    mas rif'an yg terganteng, dsni yang kami tahu bhwa agar menkep qt berjalan dg lancar, qt hrus memperhatikan hal yg ada dibawah ini. dimana ?
    -Manajemen keperawatan seyogyanya berlandaskan perencana agar dalam melakukan tndkan dan motivasi sesuai perencanaan yg efekstif.
    -Manajemen keperawatan dilaksanakan melalui penggunaan waktu yang efektif. Manajer keperawatan yang menghargai waktu akan menyusun perencanaan yang terprogram dengan baik dan melaksanakan kegiatan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan sebelumnya.
    -Manajemen keperawatan akan melibatkan pengambilan keputusan. Berbagai situasi maupun permasalahan yang terjadi dalam pengelolaan kegiatan keperawatan memerlukan pengambilan keputusan di berbergai tingkat manajerial.
    -Memenuhi kebutuhan asuhan keperawatan pasien merupakan fokus perhatian manajer perawat dengan mempertimbangkan apa yang pasien lihat, fikir, yakini dan ingini. Kepuasan pasien merupakan poin utama dari seluruh tujuan keperawatan.
    -Manajemen keperawatan harus terorganisir. Pengorganisasian dilakukan sesuai dengan kebutuhan organisasi untuk mencapai tujuan.
    -Pengarahan merupakan elemen kegiatan manajemen keperawatan yang meliputi proses pendelegasian, supervisi, koordinasi dan pengendalian pelaksanaan rencana yang telah diorganisasikan.
    -Divisi keperawatan yang baik memotivasi karyawan untuk memperlihatkan penampilan kerja yang baik.

    mungkin jka ada pegawai yg kurang disiplin/ngeyel qt hrus mnggunkan komunikasi yang efektif, dg mmbrikan pengrahan , dan mmbrikan penjelasan dan mngkn sdkit contoh jga perlu,

    semoga bermanfaat dan mngkn jika jawaban kami kurang/ da kesalahn kami mnta maaf, krn kekurangan hnyalah mlik qt, dan kesempurnaan hnyalah milik ALLAH SWT...


    from purwanto/wawan jah....

    BalasHapus
  7. Wassalamualaikum wr.wb.
    Terima kasih mb'nurul atas pertanya'any.bagus se'x,,,

    saya nining(kel.6),
    akan coba menjawab pertnya'an dari mb'nurul.menurut saya peran serta kita sebagai generasi muda peneruz sangatlah penting untuk memajukan dan mengembangkan managemen,agar managemen lebih baik lagi.yaitu dengan cara menyiapkan diri menjadi SDM yang berkualitas,kreatif dan inovatif,agar mampu melakukan management dengan sebaik2ny untuk kedepannya nanti.selamat menyiapkan diri anda ...
    seblumy mu'up kurng lbihny matur suwun....
    Wassalamualaikum wr.wb.

    BalasHapus
  8. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  9. terimakasihh jawabannya,,,very very good

    maksud dari mb' nining berarti, misalnya saat kita peraktek kita harus kreatif berkualitas dalam menjalan suatu tindakan,,,begini atau bagaimana mb' nining

    terimakasih
    nurul hidayati
    sk.109.143

    BalasHapus
  10. wahhhhhh luarrr biasa....
    mariii qt smua belajar kawann..besok responsiiii....ayoooo gerakkan semangatmu!!hahayyy:D

    BalasHapus
  11. askum ... bwt kel 6 materi cukup kumplt.
    sy mau tanya apabila dalam tatanan rumah sakit terjadi ketidak sesuaian dalam manajemen, bagaimana sikap yg harus kita lakukan.... terimakasih

    by:nur khafidah

    BalasHapus
  12. by.nur khofifah
    sk.109.133

    sy ingin bertanya pada kel 6.....

    bagaimana si cara kita mengatasi apabila dalam melakukan menkep kita mendapati seorang pemimmpin yg tidak/jarang memberikan arahan ke bawaahannya..sdangkan kita mau mengsih tau kepada pimpinan merasa takut.karena kita mrasa sbg bawahan....

    terimakasih....

    BalasHapus
  13. askum,,
    salam super tuk kalian semua,,,salam super untuk keluarga Klass C Selalu Di Hati,,,,

    kalian semua emang super-super,,,,umzzz,,,,

    umzz,,,setelah dibaca dan saya pahami,,saya kurang jelas mengenai Manajemen operasional yang Pelayanan keperawatan di rumah sakit dikelola oleh bidang keperawatan yang terdiri dari tiga tingkatan manajerial, yaitu:
    1. Manajemen puncak
    2. Manajemen menengah
    3. Manajemen bawah
    dan begini apa saja yang mendasari bisa dibagi menjadi 3 tingkatan tersebut?? dan mempunyai maksud yg bagaimana ke-3 tingkatan tersebut??

    salam super untuk keluarga Klass C Selalu Di Hati,,,
    Sadida Aprisono (SK.109.164)

    BalasHapus
  14. saya mau bertanya,
    dicirikan dengan apakah manajemen keperawatan yang berhasil dan sukses itu????
    dari nina yuliati (kel 4)

    BalasHapus
  15. mbax n mas,aq mw tanya...??
    apa saja faktor yg mempengaruhi proses manajemen?
    jawab Yaw...ok
    by Nanik.w kelompok5

    BalasHapus
  16. saya mau bertanya

    konsep manajement apa yang akan anda terapkan jika anda di beri 1 kewenangan dalam suatu ruang.
    terimakasih..


    .rosie lianita...

    BalasHapus
  17. hai cah c, how are you... aye janah sk nya 109-113,,,,
    saya mau tnya yang simple2, faktor2 yang dapat mempengaruhi manajemen keperawatan tlong jelaskan. thx u,, i love you...

    BalasHapus
  18. Asalamuallaikum,terimakasih atas pertanyaan dari saudari rosi lianita,insya Allah jawaban saya ini dapat bermanfaat bagi qta semua,amin,,
    Menurut saya,jika saya dikasih kesempatan dalam suatu kepemimpinan saya akan menerapkan sistem demokrasi karena,dengan demokrasi kita dapat mengambil keputusan bersama dan berkomitmen bersama.Metode ini memang tampak lemah dalam perupi dengan kewibawaan kepemimpinan tapi hal tersebut dapat ditutupi dengan kewibawaan pengambilan keputusan oleh pemimpin.sedangkan kelebihan dalam metode ini qta dapat mengontrol manajemen secara sistem PDCA(pleaning do check atc)dengan demikian hal-terkecil pun dapat kita pantau dalam manejemen..
    Terimakasih semoga kita semua dapat menjadi pemimpin/imam yang di ridhoi Allah SWT..amin

    PUNGKAS EDY W(Kel6)

    BalasHapus
  19. upaya apa yang harus dilakukan jika sebuah manajemen tidk berjalan dengan semestinya. jelaskan

    "nanang SM"

    BalasHapus